Teks Warna

Rabu, 02 Juli 2014

Cara Mereset Alarm Honda New Vario F1


Untuk men setel remote Honda Vario FI ini harus dilakukan oleh teknisi Honda, tapi anda juga bisa melakukannya sendiri. 

Cara Meregistrasi Remote Honda New Vario Fi

  1. Nyalakan kunci kontak
  2. Tekan tombol remote 1x
  3. Matikan kunci kontak kembali
Jika anda memiliki 2 buah remote maka ulangi cara diatas 2x. Jika ada 3 remote, maka diulangi 3x sesuai cara diatas.
Berikutnya, untuk menggunakan fungsi remote, bisa memencet tombol remote 2x, maupun 3x, tergantung pada remote mana yang lebih dulu didaftarkan.

Cara Mereset Remote Alarm Answer Back Machine Pada Honda New Vario FI

Untuk mereset remote alarm New Vario, caranya tidak sulit. Cukup ulangi cara yang sama seperti cara meregister remote alarm yang ditulis diatas. Bedanya, kalau untuk mereset, tekan tombol remote 4x (sedangkan kalau untuk mendaftar tekan 1x). 
Nah, jika anda punya 3 remote yang ingin direset, ulangi cara tersebut 4x. Dengan begitu, semua remote sudah direset dan dalam kondisi 'kosong' alias netral.

Cara Mengatur Volume Remote Honda New Vario 

Untuk menyetel volume keras-sedang-rendah, caranya sama seperti saat mendaftarkan remote, bedanya, tombol ditekan 2x. Merasa kurang jelas?
  1. Nyalakan kunci kontak mesin
  2. Tekan tombol remote 2x
  3. Matikan kunci kontak mesin kembali ke posisi off.
  4. Ulangi lagi 3x
  5. Saat kunci kontak dinyalakan untuk yang keempat kalinya, anda bisa memilih volume alarm dengan memencet tombol remote perlahan-lahan hingga didapat suara volume yang dirasa pas, kemudian matikan kontak.

Cara Memilih Nada pada Remote Honda Vario

Ada 3 jenis nada (atau kita anggap saja ringtone) pada remote alarm New Honda vario ini, yaitu bunyi 'beep' 2x, 3x, dan 'beep' panjang.
Untuk memilih salah satu, caranya masih mirip seperti yang diatas-atas, hanya saja tombol remote ditekan 3x. Kira-kira urutannya seperti ini:
  1. Nyalakan kunci kontak
  2. Tekan tombol remote 3x
  3. Matikan kunci kontak
  4. Ulangi lagi 3x. Setelah menyalakan kunci kontak yang ke-4x nya, segera pencet tombol remot beberapa kali untuk memilih jenis nada yang diinginkan.
Demikianlah informasi mengenai Cara Setel Remote Alarm New Vario FI 2014 Lengkap! Semoga bermanfaat :-)

Sabtu, 28 Juni 2014

GEJALA - GEJALA UMUM KERUSAKAN MOBIL


PERMASALAHAN KENDARAAN
http://1-ps.googleusercontent.com/h/www.kiosban.com/wp-content/uploads/2012/05/starter.jpeg.pagespeed.ce.fZQeigm6GJ.jpg
Terkadang ada kalanya mobil kesayangan kita tidak mau dihidupkan. Nahhal ini tentunya membuat kita bingung. Berikut merupakan beberapa faktor penyebib mesin susah dihidupkan :
Mesin susah dihidupkan dikala masih dingin:
  • Accu kosong/tegangan kurang
  • Terminal Accu kendor / korosi
  • Busi rusak, setelah gap tidak tepat
  • Masalah Pada Choke
  • Masalah PadaSistem Injeksi (fuel injection)
  • Pengapian bermasalah
  • Kompresi silinder rendah
  • Fuel Pressure Regulator bermasalah
Mesin susah dinyalakan dikala mesin panas:
  • Filter udara kotor/tersumbat
  • Masalah Pada Choke
  • Masalah Pada sistem injeksi (fuel injection)
  • Kompresi silinder rendah.
Motor starter berisik dikala distarter:
  • Gigi pinion starter/ flywheel patah.
  • Baut dudukan motor starter lepas atau hilang.
  • Komponen di dalam motor starter rusak/aus.
Mesin tersendat/tertahan ketika akselerasi
  • Busi rusak/setelah gap tidak tepat
  • Kebocoran Vacuum di karburator, throttle body, intake manifold atau selang-selang vacuum lainnya.
  • Karburator bermasalah
  • Sistem injeksi (fuel injection) bermasalah
Mesin stall:
  • Kebocoran Vacuum di karburator, throttle body, intake manifold atau selang-selang vacuum lainnya.
  • Filter bensin mampet
  • Masalah Pada Fuel Pump, supply dan tekanan bensin rendah
  • Ventilasi tangki bensin tersumbat atau pipa/saluran bensin tersumbat/terjepit
  • Masalah Pada Karburator
  • Masalah Pada Sistem Injeksi (fuel injection)
Mesin kehilangan tenaga:
  • Masalah Pada  timing belt yang tidak tepat
  • Filter bensin tersumbat
  • Masalah Pada Fuel Pump, supply dan tekanan bensin rendah
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Masalah Pada Karburator
  • Masalah Pada Sistem Injeksi (fuel injection)
  • Rem mengunci
  • Kopling slip (habis)
Mesin Backfire (nembak-nembak):
  • Pemasangan Timing Belt tidak tepat
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Masalah Pada Karburator
  • Masalah Pada Sistem Injeksi (fuel injection).
  • Sistem Pengapian bermasalah (kabel busi terbalik urutannya)
Mesin bisa hidup, Lalu kemudian mati lagi:
  • Masalah Pada  pelistrikan pada rangkaian pengapian.
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Masalah Pada Karburator
  • Masalah Pada Sistem Injeksi (fuel injection)
Idle/Langsam tidak rata:
  • Penyetelan idle speed yang tidak tepat.
  • Filter udara kotor
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah
  • Lobes pada CamShaft sudah ada yang rusak
  • Pemasangan Timing Belt tidak tepat
  • Karburator bermasalah
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.
Mesin mengalami misfire saat idle/langsam:
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Masalah Pada Kabel busi
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Masalah Pada Karburator
  • Masalah Pada Sistem Injeksi (fuel injection).
  • Distributor Cap retak atau aus
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah
  • Kabel ground tidak baik/terputus
  • Kebocoran selang ventilasi mesin (crankcase ventilation hose)
Mesin mengalami misfire sepanjang perjalanan:
  • Filter bensin mampet/kotor
  • Masalah Pada Fuel Pump, supply dan tekanan bensin rendah
  • Ventilasi tangki bensin tersumbat atau pipa/saluran bensin tersumbat/terjepit
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Distributor Cap retak atau aus
  • Masalah Pada Kabel busi
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah
  • Masalah Pada Ignition Coil
  • Masalah Pada Karburator
  • Masalah Pada Sistem Injeksi (fuel injection)
Mesin tetap hidup sekalipun kunci kontak sudah dimatikan:
  • Terlalu banyak tumpukan karbon pada ruang bakar (silinder)
  • Mesin terlalu lama dijalankan pada suhu yang tinggi.
  • Masalah Pada Solenoid Karburator
  • Masalah Pada Kunci kontak
Mesin ngelitik saat akselerasi / menanjak:
  • Timing pengapian tidak tepat
  • Masalah pada sistem pengapian
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat
  • Salah pakai jenis bensin (oktan terlalu rendah)
  • Terlalu banyak tumpukan karbon pada ruang bakar (silinder)
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.
  • Masalah Pada Karburator
  • Masalah Pada Sistem Injeksi (fuel injection)
- See more at: http://www.kiosban.com/mengetahui-faktor-penyebab-mesin-susah-dihidupkan/#sthash.fE19SfsR.dpuf